Jumat, 22 April 2011

ganguro

Ganguro (Kanji:顔黒 Hiragana: がんぐろ Katakana: ガングロ lit. "Black Face", pronounced 'ganguro') adalah gaya berpakaian yang berbeda dengan rambut pirang atau orange dgn kulit tan(coklat tua) di kalangan anak muda dijepang yang muncul sekitar tahunn 2000-an.distrik Shibuya and Ikebukuro adalah pusat ganguro fashion



dalam style ganguro kulit tan dikombinasikan dengan rambut berwarna pirang sampai orange,atau silver keabu-abuan yang disebut high bleach.tinta hitam digunakan sebagai eye-liner dan concealer putih digunakan sebagai lipstik dan eye-shadow.bulu mata palsu,kuku plastic tambahan,dan bedak bergliter biasanya ditambahkan pada make-up mereka.sepatu tebal dan kostum warna warni melengkapi dandanan mereka.rok mini,sticker diwajah dan banyak kalung,gelang,cincin adalah salah satu style mereka juga.
Ganguro jadi subculture dari gyaru (eng: gal),teen slang yang diartikan sekelompok gadis muda yang biasanya childish atau agak rebel. penelitian dilapangan menunjukkan kalo ini adalah salah satu hal yang melawan gaya tradisional,padahal ini sebenarnya cara expresi diri dan kebebasan mereka diluar peraturan sekolah(agak nakal y^^). Fashion magazines kaya egg ato Ageha punya peran langsung terhadap para ganguro.majalah ganguro lain termasuk Popteen and Ego System.budaya ganguro biasanya dikaitkan dengan para - para dance,tarian khas jepang,ya,walau g semua penari para - para adalah ganguro dan sebaliknya,tapi para gal banyak yang suka para - para.

gangguro girl yang paling terkenal adalah buriteri

nicknamenya diambil dari kecap untuk ikan ekor kuning( ==,a) di masakan teriyaki,majalah Egg membuatnya terkenal dengan memasang fotonya saat kegilaan terhadap ganguro meninggi.stelah jadi model dan bintang iklan untuk salon tanning di shibuya "blacky" (kaya nama pukwuk y...^^) , tekanan masyarakat dan image negative membuatnya mundur dari kehidupan ganguro.

Manba
Yamanba and manba
Yamanba (ヤマンバ?) and manba (マンバ?) adalah style dari ganguro. Old school Yamanba and Manba (dikenal sebagai 2004 Manba) pake lipstik putih dan tan gelap,make up pastel eye ada gliter dibawah matanya gt,lensa kontak berwarna,dan aksesoris yang kadang g nyambung.Sticker dimuka mulai dikit yang make setelah 2004,sementara itu mamba redup peminat. Yamanba sekarang malah lebih extreme,rambutnya jadi warna warni dan biasanya sintetic.manba tahun 2008 punya tan yang lebih gelap dan tanpa sticker diwajah. rambutnya biasanya diwarnai terang,biasanya pink banyak diminati.Wool ("dreadlocks"), extensions dan clips digunakan untuk membuat rambut mereka terlihat lebih panjang.
gak usah bingung mana Manba and Yamanba. Yamanba pake white make-up cuma diatas matanya,sementara Manba pake dibawah matanya juga.cowok ganguro disebut "center guy" (センター街 Sentāgai?, Center Street),

Sabtu, 26 Maret 2011

peolpe and their weird habit^^













just for laugh folks^^

Cara Menangkal Santet Dengan Hukum Fisika ???




Santet, teluh, sihir atau apapun namanya adalah energi negatif yang mampu merusak kehidupan seseorang : berupa terkena penyakit, kehancuran rumah tangga hingga sampai dengan kematian.


Berbagai penyelidikan pun telah banyak dilakukan ilmuwan terhadap fenomena santet dan sejenisnya. Tentu metode penelitian para ilmuwan agak berbeda dengan agamawan. Jika para agamawan memakai rujukan dalil2 kitab suci (ayat kitabiyah), maka para ilmuwan menggunakan ayat kauniyah (alam semesta) untuk menyelidiki santet ini. Penyelidikan menggunakan ayat kauniyah tentunya harus memiliki metode yang s ifa tnya ilmiah, mulai dari mencari kasus2 santet, tipe2 santet, gejala, akibat dlsb. Lalu kemudian dilakukan berbagai eksperimen untuk penyembuhannya. Salah satu kesimpulan/pendapat yang mengemuka adalah santet itu sebenarnya adalah energi. Kenapa dalam kasus santet bisa masuk paku, kalajengking, penggorengan dll bisa dijelaskan melalui proses materialisasi energi.


Nah, santet dan mahluk halus itu ternyata energi yang bermuatan (-). Bumipun ternyata memiliki muatan (-). Dalam hukum C Coulomb dikatakan bahwa muatan yang senama akan saling tolak menolak dan muatan yang tidak senama justru akan tarik menarik. Rumusnya :

F = K * ((Q1*Q2)/R^2)
F = gaya tarik menarik
K = Konstanta
Q1, Q2 = muatan
R = jarak

Nah karena demit alias mahluk halus dan bumi itu sama-sama bermuatan (-) makannya para demit itu tidaklah menyentuh bumi. Orang tua jaman dulu juga sering mengingatkan jika bicara dgn orang yg tidak dikenal pd malam hari maka lihatlah apakah kakinya menapak ke bumi atau tidak. Jika tidak maka ia berarti golongan mahluk halus.

Begitu juga dengan santet yang ternyata bermuatan (-) maka secara fisika bisa ditanggulangi atau ditangkal dengan hukum C Coulomb ini. Saya tidak membahas metode melawan santet dengan zikir karena sudah banyak dibahas tapi saya menawarkan alternatif lainnya yg bisa bersifat “standalone” (utk non muslim) maupun digabungkan dgn zikir (utk muslim).

Beberapa Metodenya :

Cara 1
Tidurlah dilantai yang langsung menyentuh bumi. Boleh gunakan alas tidur asal tidak lebih dari 15 Cm. Dengan tidur dilantai maka santet kesulitan masuk karena terhalang muatan (-) dari bumi.

Cara 2
Membuat alat elektronik yang mampu memancarkan gelombang bermuatan (-). Mahluk halus, jin, santet dll akan menjauh jika terkena getaran alat ini. Tapi Kelemahan alat ini tidak mampu mendeteksi mahluk baik dan jahat. Jadi, alat ini akan “menghajar” mahluk apa saja. Jika ada jin baik dan jin jahat maka keduanya akan “diusir” juga.

Cara 3
Melakukan gerakan senam khusus dimana tapak kaki harus menyentuh bumi. Gerakan senam ini hanya punya satu gerakan inti saja jadi mudah sekali dilakukan oleh anak2 hingga orang tua. Selain utk penyembuhan berbagai penyakit medis yg sulit sembuh, senam ini cukup banyak menyelesaikan kasus santet juga. Ini murni senam, tanpa mantra atau pernafasan khusus.

Cara 4
Menanam pohon atau tanaman yang memiliki muatan (-). Bagi yang peka spiritual, aura tanaman ini adalah terasa “dingin”. Pohon yang memiliki muatan (-) diantaranya : dadap, pacar air, kelor, bambu kuning dll. Tanaman sejenis ini paling tidak disukai mahluk halus. Biasanya tanaman bermuatan (-) ini tidaklah mencengkram terlalu kuat di tanah (bumi) dibandingkan dengan tanaman bermuatan (+)

Lain halnya dengan pohon yang memiliki muatan (+) seperti pohon asem, beringin, belimbing, kemuning, alas randu dll maka phohon sejenis ini tentu akan menarik mahluk halus dan seringkali dijadikan tempat tinggal. Hal ini dikarenakan ada gaya tarik menarik antara pohon (+) dan mahluk halus (-) sesuai hukum C Coulomb.


well semuanya bisa dicoba tapi ya g tau juga ya..^^

source :disini

Jumat, 25 Maret 2011

Finger board

A fingerboard is a working replica of a skateboard that a person "rides" by replicating skateboarding maneuvers with their hand.



The device itself is a scaled-down skateboard complete with moving wheels, graphics and trucks.the founder of finger boards was Cam Fox Bryant. Others that have been given credit to the improvements of the common fingerboard are Andrew Lenert Maffson, Cody Fegger as well as Timothy Puffet. A fingerboard is 96 millimeters long or longer, and can have a variety of widths like 26mm (regular), 28mm (wide), and 29mm and up (extra wide). There are the 57mm minis and the 96mm regular and the cruiser boards. Skateboarding tricks may be performed using fingers instead of feet. Most tricks done on a fingerboard are the same as people do on skateboards. Lance Mountain helped develop fingerboarding as a hobby in the late 1970s and wrote an article on how to make fingerboards in TransWorld'sSKATEboarding magazine in 1985. ≥ Although fingerboarding was a novelty for years, they became a collectible toy as skateboard manufacturers realized the potential for product branding and profit starting in the 1990s. Fingerboards are now available as inexpensive novelty toys as well as high-end collectibles, complete with accessories one would find in use with standard-size skateboards. Fingerboards are also used by skateboarders as 3-D model visual aids to understand potential tricks and maneuvers; many users make videos to document their efforts.
Similar to fingerboarding, handboarding is a scaled-down version of a skateboard that a user controls with their hands instead of just fingers, while finger snowboarding utilizes a miniature version of a snowboard.
History



Fingerboards were first created as homemade toys in the 1970s and later became a novelty attached to key chains in skate shops (but were also mentioned as a model for a skateboard.) In the 1985 documentary "Future Primitive" a homemade fingerboard was ridden in a sink; some consider this the earliest fingerboard footage available for public viewing. Currently fingerboards are a popular hobby in Berlin, Germany and often made of wood veneer. The homemade fingerboard was built from cardboard, coffee stirrers, and Hot Wheels axles. Fingerboards have been a peripheral part of the skateboarding industry since the late 1980s and were originally marketed as keychains. Although barely "rideable," they were improved upon by the Tech Deck brand which mass produced a "rideable" miniature skateboard. The first entertainment licensed fingerboards were introduced by Bratz Toys, released through a Hong Kong-based toy company named Prime Time Toys, and designed by Pangea, the company that helped develop the Teenage Mutant Ninja Turtles toy line for Playmates Toys. The designs were harnessed from entertainment properties such as "Speed Racer," "Woody Woodpecker," "NASCAR," "Heavy Metal," and "Crash Bandicoot." The licensed boards drove the Tech Deck brand into licensing strong urban brands, rather than simply creating their own designs. In the late 1990s, as fingerboards became more prominent outside the skateboarding community, X-Concepts' Tech Decks licensed "actual pro graphics from major skateboard brands" riding "the 1999 fingerboard wave right into Wal-Mart and other major outlets." In 1999 there was a Tech Deck fashion of collecting one of each design similar to the Beanie Baby fad months prior. Thus, Tech Deck, and its distributors at Spin Master Toys, suddenly found themselves a large market to milk. Entertainment-based fingerboard brands couldn't compete against the urban juggernaut, and eventually disappeared. Other "major players in the skateboard industry" soon followed in hopes of reaping profits as young toy-playing children would choose to take up skateboarding. More modern fingerboards feature "interchangeable wheels and trucks, a fairly accurate scale size, and pad-printed graphics reproduced from the most popular skateboard companies in the business."Many fingerboard companies such as crackerwood provide all manner of fingerboarding accessories including sophisticated and customizable components able to duplicate, in scale-model, the skateboarding experience. They thus developed the fingerboard into a collectible toy and the practice into a "form of mental skating".
Fingerboarding is popular in Europe and the United States, and there is growing popularity in Eastern Europe. Besides skateshops and the internet, Fingaspeak, a fingerboard store opened inSteyr, Austria although rumored to be the worlds first fingerboard store it joins a very small list of fingerboard stores that are available. Although the sport of fingerboarding originated in the United States over 25 years ago it has really caught on fire in the European scene. The United States is following every so slowly and it is estimated that although the popularity seems to be in favor of the Europeans the American Fingerboard scene has much more sales. This may be due to the flooding of the market and the availability of resources in the United States. Fingerboarding has evolved from a hobby to a lifestyle for some people. Fingerboarders have regular "contests, fairs, workshops and other events".Fingerboard-product sales were estimated at $120-million for 1999.
Fingerboarding is a good match for videography as the action can be controlled and framing the activity offers opportunities for creativity. With the rise of the online video business from early 2006, fueled, in part, because the feature that allows e-mailing clips to friends, several thousand finger board and handboard videos can now be found on popular video-sharing sites such asYouTube. Thus even if the weather does not permit a skateboarder to practice outside they could try a potential trick with their scaled-down fingerboard and related items and share the video with whomever they wished.


Kamis, 24 Maret 2011

Fixed-gear bicycle

In Australia, "fixed-wheel" is the normal term for the subject of this article — meaning the opposite of freewheel, and "fixed-gear" usually refers to a single-speed bicycle.

A fixed-gear bicycle (or fixed-wheel bicycle, sometimes known in the USA as a fixie) is a bicycle that has no freewheel, meaning it cannot coast — the pedals are always in motion when the bicycle is moving.
The sprocket is screwed or bolted directly onto a fixed hub.
When the rear wheel turns, the pedals turn in the same direction. This allows a cyclist to stop without using a brake, by resisting the rotation of the cranks, and also to ride in reverse.


Uses


A fixed/freewheel rear hub (flip-flop)


The track bicycle is a form of fixed-gear bicycle used for track cycling in a velodrome. But since a "fixed-gear bicycle" is just a bicycle without a freewheel, a fixed-gear bicycle can be almost any type of bicycle.
Traditionally, some road racing, club cyclists used a fixed-gear bicycle for training during the winter months, generally using a relatively low gear ratio, believed to help develop a good pedalling style. In the UK until the 1950s it was common for riders to use fixed-gear bicycles for time trials. The fixed-gear was also commonly used, and continues to be used in the end of season hill climb races in the autumn. A typical club men's fixed-gear machine would have been a "road/path" or "road/track" cycle. In the era when most riders only had one cycle, the same bike when stripped down and fitted with racing wheels was used for road time trials and track racing, and when fitted with mudguards (fenders) and a bag, it was used for club runs, touring and winter training.By the 1960s, multi-gear derailleurs had become the norm and riding fixed-gear on the road declined over the next few decades. Recent years have seen renewed interest and increased popularity of fixed-gear cycling. In urban North America fixed-gear bicycles have achieved tremendous popularity, with the rise of discernible regional aesthetic preferences for finish and design details.

Dedicated fixed-gear road bicycles are being produced in greater numbers by established bicycle manufacturers. They are generally low in priceand characterized by a very forgiving, slack road geometry, as opposed to the steep, aggressive geometry of track bicycles.

Fixed-gear bicycles are also used in cycle ball, bike polo and artistic cycling.
A fixed-gear bicycle is particularly well suited for track stands, a manouver in which the bicycle can be held stationary, balanced upright with the rider's feet on the pedals.
The fixed-gear bicycle is often identified with the hipster subculture.

Advantages and disadvantages


In slippery conditions some riders prefer to ride fixed because they believe the transmission provides increased feedback on back tire grip.
Descending any significant gradient is more difficult as the rider must spin the cranks at high speed (sometimes at 170 rpm or more), or use the brakes to slow down. Some consider that the enforced fast spin when descending increases suppleness or flexibility, which is said to improve pedalling performance on any type of bicycle.
Riding fixed is considered by some to encourage a more effective pedaling style, which is claimed translates into greater efficiency and power when used on a bicycle fitted with a freewheel.
When first riding a fixed gear, a cyclist used to a freewheel may have a tendency to try to coast, particularly when approaching corners or obstacles. Since freewheeling, or coasting, is not possible this can lead to a 'kick' to the trailing leg, or even to loss of control of the bicycle.
Riding at high speed around corners can be difficult for the novice rider, as the pedals can strike the road, resulting in possible loss of control.
A fixed gear bicycle has fewer moving parts than a multi-gear bicycle and requires less maintenance.

Brakeless

Some fixed-gear riders think brakes are not strictly necessary, and brakeless fixed riding has a cult status in some areas. For the image-concerned cyclist, brakes and their cables add extra aesthetic "bulk" to the simple, minimalist look of a fixed gear.

Other riders dismiss riding on roads without brakes as an unnecessary affectation, based on image rather than practicality. Furthermore, riding brakeless can be very dangerous, and may jeopardize the chances of a successful insurance claim in the event of an accident — and is against the law in many jurisdictions.
Physics and technique

It is possible to slow down or stop a fixed-gear bike by resisting the turning cranks, and a rider can also lock the rear wheel and skid to slow down or completely stop on a fixed-gear bicycle, a maneuver sometimes known as a skid stop. It is initiated by unweighting the rear wheel while in motion by shifting the rider's weight slightly forward and pulling up on the pedals using clipless pedals or toe clips and straps. The rider then stops turning the cranks, thus stopping the drivetrain and rear wheel, while applying his or her body weight in opposition to the normal rotation of the cranks. This action causes the rear wheel to skid, which acts to slow the bike. The skid can be held until the bicycle stops or until the rider desires to continue pedalling again at a slower speed. The technique requires a little practice and using it while cornering is generally considered dangerous. A wet surface further reduces the effectiveness of this method, almost to the point of not reducing speed at all.

On any bike with only rear wheel braking, the maximum deceleration is significantly lower than on a bike equipped with a front brake As a vehicle brakes, weight is transferred towards the front wheel and away from the rear wheel, decreasing the amount of grip the rear wheel has. Transferring the rider's weight back will increase rear wheel braking efficiency, but normally the front wheel might provide 70% or more of the braking power when braking hard
Legality




United States — The use of any bike without brakes on public roads is illegal in many places, but the wording is often something along the lines of "...must be equipped with a brake that will enable the person operating the cycle to make the braked wheels skid on dry, level and clean pavement..." which some have argued allows the use of the legs and gears. The retail sale of bikes without brakes is banned by the U.S.Consumer Product Safety Commission – but with an exception for the "track bicycle" (...a bicycle designed and intended for sale as a competitive machine having tubular tires, single crank-to-wheel ratio, and no free-wheeling feature between the rear wheel and the crank....

UK — The Pedal Cycles Construction and Use Regulations 1983 requires pedal cycles "with a saddle height over 635 mm to have two independent braking systems, with one acting on the front wheel(s) and one on the rear". It is commonly thought that a front brake and a fixed rear wheel satisfies this requirement .
Germany — All bicycles are required to have working brakes on both wheels, as well as reflectors and bells. In Bonn a local court accepted that the fixed-gear mechanism was suitable back brake, but high-profile crackdowns specifically targeted fixies in Berlin, in an attempt to control what police described as a "dangerous trend"

Australia — In every state, bicycles are regarded as vehicles under the Road Rules. By law, a bike is required to have at least one functioning brake.
New Zealand — By law all bicycles must have a minimum of "...a good rear brake..."—and those made since 1 January 1988 must also have"...a good front brake..."


France — To be approved for road traffic, a bike must have 2 brakes, 2 lights, numerous reflectors, and a ringer. However the laws are rarely enforced, and the sight of all kinds of non officially approved bikes is quite common.
Denmark — All bicycles are required to have working brakes on both wheels, as well as reflectors and bells.

Conversion

Many companies sell bicycle frames designed specifically for use with fixed-gear hubs. A fixed-gear or track-bike hub includes special threads for a lockring that tightens in the opposite (counter-clockwise) direction compared with the cog. This ensures that the cog cannot unscrew when the rider "backpedals" while braking.


A horizontal dropout on a steel frame road bicycle converted to a single-speed. The derailleur hanger (below the axle) and an eyelet (above the axle) for mounting a fender or rack, both integral parts of the original frame, are now unused.
For a variety of reasons, many cyclists choose to convert freewheel bicycles to fixed gear. Frames with horizontal dropouts will be straightforward to convert, frames with vertical dropouts less so.One method is to simply replace the rear wheel with a wheel that has a track/fixed hub. Another is to use a hub designed to be used with a threaded multi-speed freewheel. Such a hub will only have the normal right-handed threads for the cog and not the reverse threads for the lockrings used on track/fixed hubs. There is the possibility that the sprocket on a hub without a lockring will unscrew while back pedalling. Even if a bottom bracket lockring is threaded onto the hub along with a track sprocket, because the bottom-bracket lockring is not reverse threaded, the possibility still exists that both the sprocket and locknut can unscrew. Therefore it is recommended to have both front and rear brakes on a fixed-gear bicycle using a converted freewheel hub in case the cog unscrews while back pedaling. It is also advisable to use a thread sealer for the cog and bottom bracket lockring. Therotafix (or "frame whipping") method may be helpful to securely install the sprocket.
Bicycles with vertical dropouts and no derailleur require some way to adjust chain tension. Most bicycles with horizontal dropouts can be tensioned by moving the wheel forward or backward in the dropouts. Bicycles with vertical dropouts can also be converted with some additional hardware. Possibilities include:
 An eccentric hub or bottom bracket allows the off center axle or bottom bracket spindle to pivot and change the chain tension.
 A "Ghost" or "floating" chainring. An additional chainring placed in the drive train between the driving chainring and sprocket. The top of the chain moves it forward at the same speed that the bottom of the chain moves it backwards, giving the appearance that it is floating in the chain.
 A "Magic gear". With some math you can calculate a gearing ratio to fit a taut chain between the rear dropout and bottom bracket. Also, using a chain half link and slightly filing the dropouts to increase the width of the slot will increase the chances of finding a "magic gear." It is worth noting that the "magic gear" setup is controversial, due to inevitable chain stretch and subsequent slippage that can lead to serious injury.
Separate chain tensioning devices such as the type which are attached to the dropout gear hanger (commonly used on single speed mountain bikes) cannot be used because they will be damaged as soon as the lower part of the chain becomes tight.
Additional adjustments or modification may be needed to ensure a good chainline. The chain should run straight from the chainring to the sprocket, therefore both need to be the same distance away from the bicycle's centerline. Matched groupsets of track components are normally designed to give a chainline of 42 mm, but conversions using road or mountain bike cranksets often use more chainline. Some hubs, such as White Industries' ENO, or the British Goldtec track hub, are better suited to this task as they have a chainline greater than standard. Failure to achieve good chainline will at best lead to a noisy chain and increased wear, and at worst can throw the chain off the sprocket. This can result in rear wheel lockup and a wrecked frame if the chain falls between the rear sprocket and the spokes. Chainline can be adjusted in a number of ways, which may be used in combination with each other:
 Obtaining a bottom bracket with a different spindle length, to move the chainring inboard or outboard
 Choosing a bottom bracket with two lockrings, which gives fine adjustment of chainring position
 Respacing and redishing the rear wheel, where permitted by the hub design
 Placing thin spacers under the bottom bracket's right-hand cup (Sturmey-Archer make a suitable 1/16" spacer) to move the chainring outboard
 Placing thin spacers between the chainring and its stack bolts to move it inboard (if the chainring is on the inside of the crank spider) or outboard (if the ring is on the outside of the spider)
 Placing thin spacers between the hub shoulder and the cog- only recommended in the case of a freewheel-threaded hub, which has sufficiently deep threads for this
Competition
There are many forms of competition using a fixed gear bike, most of the competitions being track races. Bike messengers and other urban riders may ride fixed gear bicycles in alleycat races, including New York City's famous fixed-gear-only race Monstertrack alleycat.
There are also events based on messenger racing such as Mixpression which has been held 9 times in Tokyo. Trick demonstrations have been held since the late 1800s in the US and Europe; while they continued into a competitive form in Europe (Artistic Cycling), subsequent to the recent widespread popularity and advancement of fixed gear bikes, trick competitions have also now established themselves at venues in the US and Asia. European competitions include solo and team balletic movements on a controlled, flat surface; US and Asian competitions often include "park" and "flatland" styles and venues, a la BMX. Other competitions include games of "foot down" and bike polo.
In 2006, Adventures for the Cure made a documentary film on riding across the United States on fixed gears; they repeated this feat as a 4-man team at the 2008 Race Across America.
Fixed gear riders sharing the specific philosophy are also seen at the Single Speed World Championships.
Maintenance and upkeep
Maintaining a fixed gear is relatively easy because it has fewer parts than a geared bicycle. The sprocket should be checked regularly to make sure there is no damage to any teeth and that no object is grinding it as it turns with the rear wheel. The chainring should be checked similarly for any damage.
As with any other bicycle, the chain should be checked making sure the master link is securely latched. The chain can be lubricated monthly for smooth riding.Also, as needed, the brakes should be tightened as they wear and tire condition observed for possible puncture locations. Air pressure in the tires, tire alignment, brake handle placement, and rust should be monitored on a daily basis because they can change very easily during a jarring ride.






source : original text source here

Rabu, 23 Maret 2011

COLDRAIN

today after my friend told me about this band suddenly im in love with their music
so i review a lil about em

lets start with their history

Coldrain was formed in 2007 in Nagoya with 5 members: Vo/Masato, Ba/RxYxO (Ryo), Gt/Y.K.C (Yokochi), Dr/Katsuma y Gt/Sugi. When they started out, they only performed in their hometown. After their performances at lives, they distributed their own homemade demo discs. Soon after, the band won the audience’s confidence and became recognized. All this, in spite of singing all in english, due the vocalist (Masato) is half-American and the english is his native language.

A year had barely passed and coldrain signed a major contract with VAP. After The band released its long-awaited debut maxi single "Fiction" on November 5, 2008. They set off for the first national tour and played in 30 venues.

After performing a series of concerts, the musicians released another maxi single "8AM". The limited edition included a DVD which featured the music video of the title song and three live videos: Fiction, Painting and Come Awake. 8AM was also used as a theme song to the anime series Hajime no Ippo: New Challenger. Summer of 2009 saw them perform at the Summer Sonic Festival. In October, they released their first album "Finale Destination" and started another national tour that was a total success as all tickets were sold out.

The band released their mini album "Nothing lasts forever" on June 23, 2010. One of the songs, We’re not alone, was used as an opening theme of the anime series Rainbow: Nisha Rokubō no Shichinin.

And other song, Die Tomorrow, was used as soundtrack of Pro Evolution Soccer 2011.

The last of them was the album "The enemy inside" and the song "Chandler" to the album tribute to Kuroyume called "FUCK THE BORDER LINE -a tribute to KUROYUME-".

Discography

Fiction (Maxi Single) - 2005
8AM (Maxi Single) - 2008
Final destination album - 2009
Nothing lasts forever - [EP] - 2010
The enemy inside -Album - 2011
[edit] Omnibus

FUCK THE BORDER LINE -a tribute to KUROYUME-(#5 Chandler) - 2011


source : official website
myspace of em

this is their video

coldrain - We're not alone lyric

Sunlight was the only thing that felt right
before I came here
But inside it feels like it keeps raining
And every drop is like the tears we couldn't cry
Because outside we were all alone
But this place gave us something
that somehow made us strong

If there's a place inside this world
Where hopes and dreams are not yet lost
We'll stand as one against these walls
And fight this fight forevermore

Sometimes I feel this anger changing
slowly in to
A monster that keeps on creeping under
And I don't think I can take anymore
I need your help like never before
But can you hear me call?

If there's a place inside this world
Where hopes and dreams are not yet lost
We'll stand as one against these walls
And fight this fight forevermore
If there's a place inside this world
Where we must go back to once more
Until the day we find that place
We're not alone

When things go bad
When things go wrong
When on the verge of letting go
There's something that I really want you to know

When things go bad
When things go wrong
When on the verge of letting go
There's something that I really want you to know

You're not alone anymore

If there's a place inside this world
Where hopes and dreams are not yet lost
We'll stand as one against these walls
And fight this fight forevermore
If there's a place inside this world
Where we must go back to once more
Until the day we find that place
We're not alone

We're not alone!

When things go bad
When things go wrong
When on the verge of letting go
There's something that I really want you to know

Senin, 21 Maret 2011

meiseikimu atau lucid dream

3 Cara Mengatur Mimpi (Lucid Dream) - Mungkinkah seseorang mengatur mimpi? adakah cara tertentu untuk mengatur mimpi? Jawaban: Anda dapat mengatur mimpi anda sendiri. Berikut 3 Cara Mengatur Mimpi (Lucid Dream) yang sering orang lakukan sebelum tidur.

Kita bisa memprogram atau menentukan sendiri isi mimpi, kita bermimpi dalam keadaan sadar. Mimpi seperti ini lebih dikenal dengan sebutan "Lucid Dreaming" atau "Mimpi Cerah".



Orang Tibet sudah sejak dahulu mempraktekan Lucid Mimpi dalam Yoga mimpi mereka. Di tahun 1867, Marquis d'Hervey de Saint-Denys telah menerbitkan bukunya yang berjudul "Dreams and how to Guide Them" metoda bagaimana kita bisa melakukan lucid mimpi.

Dengan lucid mimpi kita bisa merubah mimpi buruk menjadi mimpi indah, dalam mimpi semuanya bisa terjadi, mimpi tidak ada batasan ruang, waktu maupun kemampuan.

Lucid mimpi bisa digunakan untuk belajar, menyelesaikan problem atau masalah kita. Hal ini banyak dilakukan oleh para ilmuwan maupun seniman. Lucid mimpi bisa juga digunakan untuk terapi.

Langkah-langkah untuk bisa mendapatkan Lucid mimpi agar kita bisa memprogram atau menentukan jalannya mimpi :

Tahap pertama :
Belajar mengingat dan mencatat buku harian dari isi mimpi. Apabila bangun tidur usahakan untuk tetap berbaring beberapa menit lebih lama dan mengingat hal apa saja yang diimpikan. Kemudian dicatat dalam buku harian mimpi Anda.

Tahap kedua :
Sebelum tidur usahakan untuk mengingat hal-hal apa saja yang ingin anda lakukan di dalam mimpi anda. Umpamanya ingin bertemu dengan seseorang, maka sebaiknya sebelum tidur mengingat kembali masa-masa yang indah dengan orang tersebut atau hal lainnya.

Tahap ketiga :
Menggunakan metode Wake-Back-To-Bed (WBTB) atau bangun sejenak dan segera langsung tidur kembali. Pasang jam beker agar Anda bisa bangun tiga jam lebih awal.



selamat praktek^^

Minggu, 20 Maret 2011

TEMPE PENYET RECIPES



ingredient:
300 gr tempe, cut 1 ½ cm thick
50 ml water
1 tea spoon of smooth coriander
a little of salt
a little of cooking oil

sambal's ingredient:
8 big chili,boil it a while
10 chili pepper, boil it for a while too
1 tea spoon of grill shrimp paste (terasi)
salt and sugar as u wish
2 leaf of orange's leaves,slice it

How To Make Tempe Penyet:

1. put the tempe into the water,give coriander,and salt as you wish,let it absorb for 10 minutes
2. heat the cooking oil,fried tempe until kind of goldy,or as you wish.drain it up.
3. make all the sambals ingredient smooth except orange leaves.after everything finish,pour the orange leaves
4.put the tempe on the plate,push it till flat.and put the sambal on top of the tempe..


walla...tempe penyet from indonesia is ready to eat...^^


theres another recipes i found on the internet,but you can try both of it...
* 150 grams tempeh, then fried until cooked
* 2 large red chilies
* 8 red chillies
* ripe 2 teaspoons shrimp paste
* salt to taste
* 1 tomato and sliced
* 1 tsp lemon lime
* basil leaves to taste
* cucumber taste

Directions:

1. Use a pestle and mortar, a large red peppers coarse pulverized, chili pepper, fish paste, and salt. Add lime and slices of tomatoes and stir well.
2. Tempe penyet above until flat.
3. Serve with basil leaves and sliced cucumber.

Sabtu, 19 Maret 2011

pameran^^

today,march 20th 2011..this saturday(in Indonesian calendar^^)..again again and again i woke up in a bad mood..hemm
but at 9.am my girl friend came and gimme a nice morning..haha
but it didn't took a long time before my mom told me to go to my grandfathers house to take a few things for my family...hemm
but after that me and my GF can have a great noon,take a nap like a couple of wife and husband..but without any thing else...just nap..haha
after woke up,my GF gimme a plastic of something..hemm heart shape,its a luchbox..haha she made me a bento

if u dont understand what is bento than klick link bellow
http://en.wikipedia.org/wiki/Bento

its made from rica,mushroom,and lots of vegetables( she know that i love vegetables^^)and a big meatball...haha( i said its true cz the meat ball is sooooooo big haha)
this is the pict...

Jumat, 18 Maret 2011

Blood Stain Child Freedom lyrics

Mind that longs for peace
Endless war it's our mind
What is peace? Sorrow...Pain...Anger..
The world where those all do not live..

Peace doesn't exist if there is no dark
Everyone understand
How should we advance?

People live android like on here
Why can you feel happiness?
Why can you laugh and try?
This world is made in light and dark

Angry. Feels sorry and painful
Still, the world that can be laugh
It is tomorrow for which we hope

We can stay this stardust endless space...
It is our universe
We can feel stardust endless space..
Sightless where is a peace?
Endless, what is a peace?

We can stay this stardust endless space...
Dive into the freedom
we can feel stardust endless space..
Lasting, where is our space?
Trusting, what is our space?

Wave
Why do you live in this world?
What do you live in this world?
Where do you live in this world?
Say, Feel, Lights out
How do you live in this world?
Wave...

Life, Peace, Space, Live
and Universe, Feel, Fly
No we can stay here

We can stay this stardust endless space...
It is our universe
We can feel stardust endless space..
Sightless where is a peace?
Endless, what is a peace?

We can stay this stardust endless space...
Dive into the freedom
we can feel stardust endless space..
Lasting, where is our space?
Trusting, what is our space?

hati hati jika anak anda meminta lipstick

Ada seorang anak bertanya pada ibunya. “Bu, pas sweet seventeen nanti boleh bikin pesta di rumah gak?”



Yah, kapan lagi anakku bisa pesta sweet seventeen, pikir ibunya “Boleh… boleh… biar nanti ibu siapkan.”



Anak itu kembali bertanya, “Bu, pas sweet seventeen nanti boleh ngundang temen-temen gak?”



Yah, kapan lagi dia bisa kumpul dengan teman-temannya,pikir ibunya, “Boleh, boleh… nanti ibu urus undangannya.”



Anak itu bertanya lagi, “Bu, bu… boleh pake baju baru gak?”



Yah, hanya sekali ini dia bisa sweet seventeen, pikir ibunya, “Boleh… boleh, nanti ibu belikan.”



Pada hari ulang tahun ke-17 itu, pesta sudah dirayakan di rumahnya, teman-temannya sudah datang, anak itu memakai baju barunya dan kembali bertanya sama ibunya, “Bu, bu… boleh pakai lipstick gak?”



“Gak boleh!” kata ibunya.



“Ah… ibu, ini kan cuman terjadi sekali dalam hidup, masa pakai lipstick aja gak boleh…” rengek anaknya.



“Enggak!! Pokoknya kamu boleh bikin pesta, kamu boleh ngundang temen-temen kamu, kamu boleh pakai baju baru, tapi kamu gak boleh pakai lipstick!”



“Boleh dong Bu….., please…..” rengek anaknya lagi.



“BAMBANG!!! Kali ini Ibu tidak ada kompromi… TIDAK BOLEH!!”

trik mencuri bandwith

Halow sobat sobat mania.. Kali ini saya akan memberikan cara gimana mencuri bandwith.. Ya maklumlah ya bro, kali ini sering sekali kalau kita hotspotan dan banyak tetangga yang menggunakan server kita. jadi lambat deh koneksi kita.

tapi langkah itu mungkin tidak ada lagi.. inilah cara jitu mencuri bandwith orang lain.. walaupun bikin orang lain jadi jengkel lah..

Oke Bro this is the trick :

Membuka browser Mozilla firefox kamu terserah itu yang modelnya kayak apa tapi diusahakan yang versi terbaru.



Pada addres bar ketikkan about:config

Cari string di bawah ini ( pastikan semua string di set ke ”true”) contoh penggantiannyaNetwork.http.pipelining false > klik kanan dan pilih “toggle”



Network.http.pipelining true

Network.http.pipelining.maxreguests 64

Network.http.proxy.pipelining true

Network.proxy.share_proxy_setting false ( yang ini biarkan tetap false )



Lalu buat string baru, caranya klik kiri satu kali di mana saja, klik kanan>new>integer.

Ketikkan nglayout.initialpaint.delay dan beri nilai 0

Kemudian refresh ato tekan F5

Pada addres bar ketikkan about:blank

Kemudian klik menu :

Oya ada catatan kecil ni,,

Untuk OS windows XP : tools > options

Untuk OS linux (vector) : edit > preference



Pada options allow web sites to install software beri tanda centang untuk mengaktifkan ato masuk ke tab ADVANCE lalu pilih UPDATE kemudian centangi installed add-ons lalu oke

Kemuadian tekan refresh atau juga dapat tekan F5

Langka selanjutnya adalah download program switchproxytool v 1.3.4 Here is the link



Next

1. Extrack file yang telah anda download tadi.

2. Kemudian install file tersebut dengan cara klik kanan filenya > open > pilih select the program from a list > untuk membuka file tersebut pilih browse > cari folder Mozilla firefox di program file > lalu pili firefox.exe > lalu OKE > lalu pilih install now > untuk mengaktifkan program tersebut pilih restart firefox.

3. Dan Open lagi Mozilla anda tadi

Kamis, 08 Juli 2010

struktur data

Variabel dan Tipe Data
Sebuah program sewajarnya membutuhkan sebuah tempat penampung untuk data yang digunakan oleh program tersebut. Dari sisi programmer, penampung tersebut berbentuk variabel. Bergantung pada bahasa pemrograman yang dipergunakan, variabel dapat memiliki tipe data atau tidak.
Berbeda pada sisi komputer. Program yang berjalan akan menggunakan memori sebagai penampung data. Bagi komputer, data apa pun yang terdapat pada memori akan diperlakukan sama. (Ingat, bahwa komputer hanya dapat mengolah data binary, yang hanya terdiri dari 0 dan 1) Jadi bagi komputer tidak ada gambar, tulisan, suara atau yang lainnya.
Lalu bagaimana hubungan antara penampung pada bahasa pemrograman dan komputer?
Variabel pada dasarnya adalah suatu cara untuk memberi label / nama / alias pada suatu alamat memori. Penggunaan variabel bertujuan untuk mempermudah programmer dalam mengakses memori. Sekaligus karena programmer tidak tahu akan menggunakan memori pada alamat yang mana (karena hal ini diatur oleh OS, dan bukan oleh bahasa pemrograman).
Sementara tipe data adalah cara suatu bahasa pemrograman untuk mengartikan data yang terletak pada memori. Jadi data yang sama dapat diartikan berbeda oleh bahasa pemrograman ketika memiliki tipe data yang berbeda.

Contoh
Data 1 pada memori, pada pemrograman .NET dapat memiliki arti
- 1 pada tipe data integer.
- 1 Januari 1753 pada tipe data DateTime.
Array
Pada beberapa kasus dibutuhkan data yang sifatnya array. Data yang memiliki beberapa tipe data yang sama yang berurutan. Berurutan di sini berlaku baik pada pengaksesan dari bahasa pemrograman, mau pun pada pengaturan memori.
Beberapa sifat dari array, antara lain
- Hanya menggunakan satu variabel.
- Diakses secara berurutan dengan menggunakan index (nomor urut).
- Untuk menampung data dengan tipe data yang sama.
- Memiliki jumlah elemen yang tetap, tanpa menghiraukan apakah elemen tersebut ‘isi’ atau ‘kosong’.
Pencarian Dalam Array (Searching)
Ada beberapa algoritma standar dalam melakukan searching, tetapi hampir semua tidak mampu untuk melakukan pencarian secara baik pada semua kondisi. Suatu algoritma dapat lebih baik pada kondisi tertentu tapi akan tidak baik pada kondisi lainnya.
Pada bagian ini hanya akan dibahas 2 metode searching.
1. Sequential Searching
Sequential searching melakukan pencarian dengan cara mencari urut dari elemen pertama dari array hingga elemen terakhir. Jika sebelum elemen terakhir maka pencarian dihentikan. Karena apa pun yang terjadi pencarian berakhir, maka dibutuhkan variabel untuk mengetahui apakah pencarian berhasil atau tidak.
Teknik ini sebenarnya adalah pencarian yang paling ‘bodoh’. Performa yang dilakukan juga tidak baik, karena pada kasus terburuk, dibutuhkan waktu sebanyak jumlah data dan tidak ditemukan data. Hanya saja pada akhirnya, teknik ini adalah teknik yang paling efektif.
Beberapa program pada akhirnya menggunakan cara ini karena dianggap paling berhasil. Untuk menambah performa biasanya ditambahkan teknik tambahan, misalnya dengan membuat index dari data atau membuat dictionary terlebih dahulu.
2. Binary Searching
Pada binary searching, pencarian dilakukan dengan membagi data menjadi 2 bagian, lalu melakukan searching ke masing-masing bagian. Jika data yang dicari sudah ditemukan maka selesai. Jika data yang dicari lebih kecil, maka pergi ke bagian kiri dari data. Jika data yang dicari lebih besar, maka pergi ke bagian kanan dari data.
Binary searching sangat efektif dan efisien dalam melakukan pencarian data. Dengan n kali pencarian maka dapat dilakukan pencarian data sebanyak maksimum 2n -1.
Kelemahan utama dari binary searching adalah bahwa data harus sudah terurut terlebih dahulu. Jika data belum terurut maka harus diurutkan (sorting) terlebih dahulu. Masalahnya proses sorting adalah proses yang memakan banyak waktu. Belum lagi bahwa data tertentu harus dibiarkan tetap dalam urutan seperti apa adanya (misal data kependudukan).

Sorting

Sama halnya dengan searching, pada sorting juga terdapat beberapa algoritma pencarian yang standar, tapi tidak ada yang benar-benar ideal. Bahkan pada beberapa kasus, hasil sorting tidak harus urut, hanya ‘cukup terurut’, biasanya hal ini dilakukan untuk mendapatkan kecepatan sorting.
Berbeda dengan algoritma searching yang maksimum pencarian adalah sebanyak banyaknya data (jadi untuk 8 data, maksimum pencarian dilakukan sebanyak 8 kali), proses sorting bisa menjadi sangat ‘melelahkan’. Karenanya proses sorting menjadi lebih sulit untuk dilakukan.
Berikut adalah beberapa algoritma sorting.
1. Bubble Sort
2. Selection Sort
3. Insertion Sort
Value Type vs Reference Type
Nilai dari sebuah variabel dapat berupa value type atau pun reference type. Pada value type, variabel menyimpan nilai secara langsung. Sedang pada reference type variabel menyimpan alamat memori yang meyimpan nilai. Sehingga variabel tersebut hanya menyimpan referensi saja, dan bukannya nilainya sendiri.
Pada bahasa pemrograman tertentu, reference type dapat dilakukan dengan penggunaan pointer. Hanya saja kebanyakan bahasa pemrograman terkini tidak lagi mengijinkan penggunaan pointer sehubungan dengan kemungkinan terjadinya error akibat manajemen memori yang buruk.
Value Type
A 100  nilai dari variabel A
Reference Type
B 200  alamat dari memori yang menyimpan data
200 100  nilai yang disimpan pada lokasi memori yang beralamat 200
Linked List
Sekalipun array sangat berguna, tapi array memiliki beberapa kelemahan, yaitu
- Jumlah elemen yang tetap. Sehingga penggunaan memori tidak dapat optimal, karena baik terpakai atau tidak memori akan tetap dialokasikan.
- Jumlah elemen yang tetap juga menyulitkan programmer, karena banyak data yang tidak diketahui banyaknya.
- Array harus berurutan. Sehingga sekalipun total jumlah memori bebas mencukupi, tapi jika memori bebas tersebut terbagi-bagi maka bisa saja memori dianggap tidak mencukupi.

Linked list dapat berarti menggabungkan / ‘mengaitkan’ satu data dengan data lainnya. Dengan cara ini maka ukuran / jumlah elemen dapat berubah-ubah. Demikian pula pemakaian memori dapat lebih fleksibel karena tidak harus berurutan.
Hanya saja kelebihan array harus dibayar dengan operasi yang lebih rumit.
Menghapus data di akhir linked list. (variabel bantuan B mengacu pada node SEBELUM node yang dicari. )
Menghapus data di tengah linked list. (variabel bantuan B mengacu pada node SEBELUM node yang dicari.)
Stack

Stack adalah salah satu struktur data yang cukup tua. Stack memiliki implementasi yang sangat sederhana, dan masih dipertahankan untuk beberapa hardware, karena keterbatasan dari hardware yang bersangkutan.
Pada stack, penambahan data (push) dilakukan pada awal stack, dan pengambilan data (pop) juga dilakukan dari awal stack pula. Dengan arsitektur seperti ini maka operasi data pada stack bersifat LIFO (Last In First Out).
Queue

Queue berarti antrian. Berbeda dengan stack, proses penambahan data (enqueue) dilakukan pada akhir queue dan pengambilan data (dequeue) dilakukan pada awal antrian. Karena bekerja dengan cara yang sama persis dengan antrian maka operasi data pada queue bersifat FIFO (First In First Out).
Queue banyak diimplementasikan pada manajemen process, routing dan sebagainya.
Tree

Tree atau pohon adalah struktur data yang juga sangat sering digunakan pada sistem komputer. Ide dasarnya sebenarnya menyerupai linked list yang memanfaatkan reference type variabel untuk mengaitkan satu variabel dengan variabel lainnya. Hanya saja pada tree, satu variabel biasanya dikaitkan dengan lebih satu variabel lainnya.

Pada tree, suatu titik disebut dengan node. Bentuk tree mengembang ke bawah. Node paling atas disebut dengan nama root node (node akar). Sementara node yang paling bawah disebut dengan nama leave node (node daun). Node di atas node lain disebut dengan parent (induk), sementara node di bawah node lain disebut dengan child (anak).


File

Selain pada memory, data juga dapat pula disimpan secara lebih permanen (persistence) pada media penyimpanan seperti harddisk. Data dalam bentuk seperti disebut file. Pada kondisi ini data hanya memiliki satu bentuk, yaitu data serial. Data serial berarti data berbentuk urutan, sehingga data hanya dapat dibaca secara berurutan dari awal hingga akhir. File memiliki dua buah format, yaitu teks dan binary.
File teks, berarti bahwa file hanya dapat menyimpan data teks. Teks di sini dapat dalam encoding 1 byte (ASCII) atau 2 byte (Unicode / UTF).
Sementara file binary berarti bahwa data disimpan dalam bentuk binary. Encoding yang digunakan dapat sangat beragam, dan tidak ada format yang tetap.
Berikut adalah perbandingan antara keduanya
File Teks :
- Mudah untuk ‘dibaca’ baik oleh program maupun oleh manusia
- Hanya dapat diisi data teks murni (plain text). Misal file txt, xml, html dsb.
- Satuan data terkecil memiliki ukuran tetap. Biasanya 1 byte / 2 byte.
- Bersifat universal, dapat dipindahkan pada platform yang berbeda tanpa banyak masalah.
File Binary
- Lebih sulit untuk dibaca. Bagi manusia, dibutuhkan program tambahan untuk dapat ‘membaca’ data pada file binary.
- Dapat menyimpan bentuk data yang lebih beragam. Misal exe, doc, mp3, jpg, mpg dsb.
- Satuan data terkecil memiliki ukuran yang dinamis. Beberapa menggunakan Huffman Code sebagai metode penentuannya
- Bersifat proprietary, pemindahan data pada platform yang berbeda dapat mengakibatkan data tidak terbaca, bahkan rusak.
TREE (Pohon)
Dalam ilmu komputer, tree adalah sebuah struktur data yang secara bentuk menyerupai
sebuah pohon, yang terdiri dari serangkaian node (simpul) yang saling berhubungan. Node-
node tersebut dihubungkan oleh sebuah vektor. Setiap node dapat memiliki 0 atau lebih node
anak (child). Sebuah node yang memiliki node anak disebut node induk (parent). Sebuah
node anak hanya memiliki satu node induk. Sesuai konvensi ilmu komputer, tree bertumbuh
ke bawah, tidak seperti pohon di dunia nyata yang tumbuh ke atas. Dengan demikian node
anak akan digambarkan berada di bawah node induknya.Node yang berada di pangkal tree disebut node root (akar), sedangkan node yang berada paling ujung pada piramida tree disebut node leaf (daun).Binary Tree (Pohon Biner)Dalam mata kuliah struktur data, secara khusus akan dipelajari mengenai pohon biner. Pohon biner adalah sebuah tree yang pada masing-masing simpulnya hanya dapat memiliki maksimum 2 (dua) simpul anak. Tidak boleh lebih. Pada pohon biner, umumnya kedua node anak disebut dengan posisinya, yaitu kiri dan kanan.
Beberapa istilah pada pohon biner:
- Size (ukuran): jumlah total node yang terdapat pada pohon biner tersebut.
- Depth (kedalaman): panjang jalur yang menghubungkan sebuah node sampai ke
node anaknya yang paling ujung (leaf). Depth biasa juga disebut height.
Full Binary Tree (Pohon Biner Penuh) adalah pohon biner yang setiap nodenya pasti memiliki
0 atau 2 node anak.
Perfect Binary Tree (Pohon Biner Sempurna) adalah pohon biner yang semua node leafnya
berada pada kedalaman yang sama dari node root. Juga disebut sebagai Complete Binary
Tree (Pohon Biner Lengkap)
Almost Complete Binary Tree (Pohon Biner Hampir Lengkap) adalah pohon biner yang setiap
nodenya dapat memiliki 0 node anak, atau memiliki kiri, atau jika memiliki kanan harus
memiliki kiri. Tidak boleh memiliki kanan saja.
Implementasi
Implementasi dalam pemrograman, dalam pokok bahasan ini akan dibicarakan untuk pohon
biner saja. Asumsi awal adalah data yang hendak dimasukkan ke dalam node, bertipe data
integer.
1. Deklarasi Tree
Karena tree tersusun oleh node-node, maka yang perlu kita deklarasikan adalah
komponen node itu sendiri. Dalam contoh dibawah, akan kita namai Node.
Sebelumnya perlu kita lihat bahwa untuk mewujudkan implementasi node ke dalam
bahasa pemrograman, diperlukan sebuah struktur yang memiliki susunan berikut ini:
Variabel data digunakan untuk menyimpan nilai angka node tersebut, sedangkan kiri dan
kanan, bertipe pointer, masing-masing mewakili vektor yang akan menunjuk ke node
anak kiri dan kanan.
2. Inisialisasi Tree
Untuk pertama kali, saat kita akan membuat sebuah pohon biner, asumsi awal adalah
pohon itu belum bertumbuh, belum memiliki node sama sekali, sehingga masih kosong.
Oleh karena itu perlu kita tambahkan kode berikut pada baris awal prosedur Main:
3. Menambahkan Node Pada Tree
Karena pohon yang kita buat merupakan sebuah pohon biner, maka untuk
menambahkan sebuah node, secara otomatis penambahan tersebut mengikuti aturan
penambahan node pada pohon biner:
1. Jika pohon kosong, maka node baru ditempatkan sebagai akar pohon.
2. Jika pohon tidak kosong, maka dimulai dari node akar, dilakukan proses pengecekan
berikut:
a. Jika nilai node baru lebih kecil dari nilai node yang sedang dicek, maka lihat ke
kiri node tersebut. Jika kiri node tersebut kosong (belum memiliki kiri), maka node
baru menjadi kiri node yang sedang dicek. Seandainya kiri node sudah terisi,
lakukan kembali pengecekan a dan b terhadap node kiri tersebut. Pengecekan ini
dilakukan seterusnya hingga node baru dapat ditempatkan.
b. Jika nilai node baru lebih besar dari nilai node yang sedang dicek, maka lihat ke
kanan node tersebut. Jika kanan node tersebut kosong (belum memiliki kanan),
maka node baru menjadi kanan node yang sedang dicek. Seandainya kanan
node sudah terisi, lakukan kembali pengecekan a dan b terhadap node kanan
tersebut. Pengecekan ini dilakukan seterusnya hingga node baru dapat
ditempatkan.
4. Membaca dan Menampilkan Node Pada Tree
Untuk membaca dan menampilkan seluruh node yang terdapat pada pohon biner,
terdapat 3 macam cara, atau yang biasa disebut kunjungan (visit). Semua kunjungan
diawali dengan mengunjungi akar pohon. Karena proses kunjungan ini memerlukan
perulangan proses yang sama namun untuk depth yang berbeda, maka ketiganya
diimplementasikan dengan prosedur rekursif.
a. Kunjungan Pre-Order.
Kunjungan pre-order dilakukan mulai dari akar pohon, dengan urutan:
1. Cetak isi (data) node yang sedang dikunjungi
2. Kunjungi kiri node tersebut,
- Jika kiri bukan kosong (NULL) mulai lagi dari langkah pertama, terapkan untuk
kiri tersebut.
- Jika kiri kosong (NULL), lanjut ke langkah ketiga.
3. Kunjungi kanan node tersebut,
- Jika kanan bukan kosong (NULL) mulai lagi dari langkah pertama, terapkan
untuk kanan tersebut.
- Jika kanan kosong (NULL), proses untuk node ini selesai, tuntaskan proses
yang sama untuk node yang dikunjungi sebelumnya.
b. Kunjungan In-Order.
1. Kunjungi kiri node tersebut,
- Jika kiri bukan kosong (NULL) mulai lagi dari langkah pertama, terapkan untuk
kiri tersebut.
- Jika kiri kosong (NULL), lanjut ke langkah kedua.
2. Cetak isi (data) node yang sedang dikunjungi
3. Kunjungi kanan node tersebut,
- Jika kanan bukan kosong (NULL) mulai lagi dari langkah pertama, terapkan
untuk kanan tersebut.
- Jika kanan kosong (NULL), proses untuk node ini selesai, tuntaskan proses
yang sama untuk node yang dikunjungi sebelumnya.
c. Kunjungan Post-Order.
1. Kunjungi kiri node tersebut,
- Jika kiri bukan kosong (NULL) mulai lagi dari langkah pertama, terapkan untuk
kiri tersebut.
- Jika kiri kosong (NULL), lanjut ke langkah kedua.
2. Kunjungi kanan node tersebut,
- Jika kanan bukan kosong (NULL) mulai lagi dari langkah pertama, terapkan
untuk kanan tersebut.
- Jika kanan kosong (NULL), lanjut ke langkah ketiga.
3. Cetak isi (data) node yang sedang dikunjungi. Proses untuk node ini selesai,
tuntaskan proses yang sama untuk node yang dikunjungi sebelumnya.
Variabel **root pada setiap fungsi diatas menunjukkan node mana yang sedang
dikunjungi saat ini, untuk itu saat pemanggilan, variabel **root kita beri nilai pointer yang
menunjuk ke node akar, yaitu pohon.

Jumat, 02 Juli 2010

pik

7. Hubungan

7.1. Hubungan Internal

Hubungan antar departemen dalam organisasi yang
menggunakan layanan komputer, supaya diperoleh
lingkungan yang koperatif.

• Metode

1. Meeting Pemakai
2. Kontak Formal
3. Kontak Informal

• Area Masalah
Sebagian besar masalah muncul karena tidak
memadainya sistem/prosedur. Hal ini perlu
mendapatkan perhatian dari disain sistem (melalui
komunikasi formal). Masalah prosedur karena :
- staf tidak memahami dokumentasi
- dokumentasi yang tidak baik

• Terminologi

Perlu adanya standardisasi !!!!!!!!!!


7.2. Hubungan Eksternal

• Pemasok

Perhatikan tanggapannya terhadap setiap pertanyaan
ataupun klaim tertentu.

• Operator Luar

1. Posisi
2. Syarat referensi, tanggung jawab, batasan
kewenangan harus jelas ( dalam kontrak ).
3. Terminologi lokal harus jelas
4. Dokumentasi pekerjaan mereka.

• Auditor
• Pihak Asuransi
• Klien

9 Perlu kontrak tertulis mengenai layanan yang
diberikan, kerperluan pekerjaan, kondisi/syarat
khusus, biaya dsb.
9 Lihat, Code of Good Practice dari British Computer
Society.
8. Dokumentasi

8.1. Keperluan Dokumentasi

• Sifat Dokumentasi :
1. internal, di dalam departemen operasi
2. eksternal, antar departemen lainnya

• Manfaat
- memudahkan kontinuitas operasional
- memduahkan dan memformalisasikan komunikasi
pada semua tingkatan.
- mengukur kemajuan kinerja personael
- dokumentasi yang baik menghasilkan :

* kelengkapan
* kejelasan
* keakuratan

• Tujuan Dokumentasi

1. Arus komunikasi, memiliki arah :
- ke bawah, untuk instruksi
- ke atas, untuk laporan
- lateral, untuk saran

2. Untuk memberi informasi, dengan aliran :
- ke departemen pemakai
- ke area pemrosesan data lain
- di dalam departemen operasi

3. Untuk identifikasi
4. Untuk menetapkan prosedur dan standart
Bentuk dokumentasi : flowchart, tabel, form tick-
list, naratif, dll.
5. Untuk mencatat, bagian dari pemonitoran.
6. Untuk Instruksi

• Prinsip Dokumentasi
1. Metode, perlu diperhatikan :
- Penanggung jawab perpustakaan, mencakup :
* pemeliharaan catatan perpustakaan
* keamanan dokumentasi
* menjaga salinan tetap uptodate
* wewenang pengeluaran dokumentasi
- Pembuat/penghasil dokumentasi
- Waktu pembuatan
- Sirkulasi, pendistribusian dokumen
- Pemeliharaan, pemutakhiran dokumen
- Kesadaran
- Aksebilitas
2. Jumlah dokumentasi, perlu dipertimbangkan
jumlah yang memadai namun tidak terlalu banyak.

3. Kesederhanaan
4. Desain form
- Umum, perlu dipertimbangkan :
* penyimpanan informasi (duplikasi)
* waktu penggunaan form
* petugas pengisi form
* kegunaan form
* pentingnya kegunaan form tersebut
* cara lain untuk mencapai kegunaan
* perubahan form
* pengisian dan penyimpanan form
- Huruf, layout, warna, referensi dan
identifikasi.

8.2. Dokumentasi Intruksional

• Tujuan, menjaga staf selalu mengetahui prosedur
yang akan diikuti guna mengefektifkan jalannya
organisasi dan memaksimalkan pemrosesan data :
- jenis dan format manual
- tanggung jawab melakukan komposisi dan
pemeliharaan
- distribusi

• Cakupan, manual mencakup :
- Organisasi dan administrasi (Manual Manajemen)
- Prosedur klerikal oleh semua fungsi
- Manual H/W, yang digunakan oleh :
- Konversi data
- perpustakaan media
- pemrosesan komputer
- pemrosesan output
- kontrol teleprocessing

- Manul sistem, S/W dan Aplikasi, digunakan oleh :
pemrosesan komputer/kontrol teleprocessing.

- Rincian manual dalam : notice pemakai, notice
teknis maupun notice operasi.


• Manual Manajemen Operasi (OMM)
1. Organisasi (Bag 1 ), akan mendeskripsikan :
- layanan komputer
- aplikasi pemakai utama
- fasilitas H/W, S/W
- pengaturan staf/organisasi
- pengendalian : administrasi, sandi keamanan,
fasilitas lain.


2. Spesifikasi Pekerjaan ( Bag. 2), catatan tugas.
3. Prosedur lokal ( Bag. 3), dapat digunakan
flowchart, tabel keputusan atau form tick-list
4. Direktori Form Internal ( Bag. 4), berupa
appendiks.


• Manual Operasi (OM, Operation Manual)
1. Tujuan, memberi tahu departemen operasi tentang
sistem yang akan digunakan.
2. Cakupan, merupakan komunikasi formal dari
rincian sistem.
3. Penggunaan
4. Salinan
5. Ceck List
6. Sub-Set

• Instruksi Pengoperasian Sementara, manual operasi
untuk aplikasi yang sedang dikembangkan.

• Manual Hardware, diberikan oleh pemasok.

• Manual Sistem Pengoperasian, dari pemasok
seperti manual software (OS). .

• Manual Software
Salianan terbatas ( bag. perencanaan, kontrol data dan
ruang komputer). Manual ini juga berisi informasi
yang berkaitan dengan : subroutine, makro dan
software khsusus.

8.3. Notice Pemakai ( UN, User Notice)
Informasi bagi pemakai mengenai fasilitas operasi
yang ada.
8.4. Maklumat Teknis (TN, Technical Notice)
Menyampaikan intstruksi teknis.
8.5. Maklumat Operasi (ON, Operation Notice)
Untuk informasi umum, administrasi dan semi
teknis dalam departemen operasi.

Ketiga notice di atas harus memperhatikan :
• Tanggung jawab, oleh manajemen operasi (staff
yang ditunjuk)
• Format : tata letak dan isi, seperti : nomor,
tanggal, kewenangan, sifat (tetap/sementara),
periode lakunya, sirkulasi, informasi lain (
informasi perubahan, efek, tindakan akan diambil.

• Metode Penggunaan : waktu pengeluaran,
verifikasi, sirkulasi, penarikan kembali,
pengarsipan.
9. Perencanaan

9.1. Tujuan

Mendiskripsikan jenis rencana supaya operasi
berjalan efisien.


9.2. Tingkat Perencanaan
• Perencanaan Strategis
• Perencanaan Taktis
• Perencanaan Operasional

9.2.1. Perencanaan Strategis
• Berkaitan dengan keseluruhan tujuan perusahaan
• Bersifat jangka panjang (beberapa tahun)
• Menjadi tanggungjawab manajemen senior.
Melibatkan manajer DP, dan Manajer Operasi harus
mengetahuinya.
• Manajer Operasi harus :
- Berpartisipasi dalam perencanaan jangka panjang
- Mempunyai waktu yang cukup untuk menjaga
keuptodate-nya dengan pengembangan teknis.
- Menyepakati rencana jangka menengah ( 1 - 5
tahun dengan manajer DP.

9.2.2. Perencanaan Taktis

• Berkaitan dengan penggunaan sumber daya secara
efektif guna mencapai rencana strategis.
• Bersifat jangka menengah ( beberapa bulan )
• Menjadi tanggung jawab manajemen menengah.
• Manejer Operasi harus :
- Bekerja sama dengan supervisor untuk
membahas rencana jangka menengah.
- Menyepakatinya
• Supervisor harus :
- Berpartisipasi
- Menjaga pemutakhiran rencana tersebut
- Berkonsultasi mengenai design sistem
- Meninjau pemasok dan produknya


9.2.3. Perencanaan Operasional

• Berkaitan dengan pelaksanaan tugas tertentu yang
ditetapkan oleh rencana taktis.
• Bersifat jangka pendek (mingguan/harian)
• Menjadi tanggung jawab menajemen yunior
(supervisor) untuk 1 - 13 minggu dalam area masing-
masing.
10. Pengontrolan

• Dibagi menjadi :
• Kontrol Input :
¾ Penerimaan data
¾ konversi data

• Kontrol Data :
¾ penerimaan pekerjaan
¾ perakitan pekerjaan
¾ pemisahan pekerjaan

• Kontrol Ouput :
¾ pemrosesan output
¾ pendistribusian ouput

10.1. Tinjauan Pengontrolan
• Gambaran
Tujuan, mengarahkan aktifitas menuju tercapai tujuan
yang telah ditetapkan. Jenis : kontrol manajemen, kontrol
operasional, kontrol prosedur, kontrol kinerja dan
kontrol data.
• Perlu dipertimbangkan tingkat kontrol yang tepat,
pemeliharaan keseimbangan antara resiko, kebutuhan
kontrol dan biaya sistem kontrol.

• Pola Pekerjaan.
Perlu perhatian pekerjaan-pekerjaan di luar kontrol
seperti waktu lembur, pergantian shift, dll.

• Area Kontrol Umum
; Perlengkapan
; Akunting
; Penjadawalan
; Pemonitoran Kinerja
; Kemanan
; Kualitas, mencakup :
¾ Media
¾ Data
¾ Proses Kerja
¾ Hasil (output)

• Siklus Kontrol Operasi
Dilakukan sesuai alur kerja yang ada dari pemasukan
data, proses dan penyampaian. Aliran datanya biasa
disebut OSC (Operatioan Sevice Cycle, siklus
layanan operasi).

10.2. Kontrol Input

• Penetapan

; Kontrol Input, mencakup : penerimaan data
mentah, pengecekan dan pengubahan untuk dapat
dibaca oleh komputer
; Data Mentah, seperti dokumen manual
; Keperluan Kontrol, untuk :
- menghasilkan data akurat
- data dapat digunakan tepat waktu

• Pengorganisasian Kontrol

; Kontrol Keakuratan
Keakuratan dapat dicapai dengan mengatur :
- pencatatan penerimaan dan pengecekan
- pengeditan/perekaman tulisan
- batching/penyeimbangan
- validasi dan koreksi
- keying dan verifikasi
- penanganan media

; Kontrol Pengeluaran
Kedatangan data akurat tergantung :
- interprestasi jadwal
- penilaian muatan kerja
10.3. Kontrol Data

• Tanggung Jawab
- Penggunaan Data
¾ Data input
¾ File data
¾ File Program
- Kontrol Kualitas, sesuai standard
- Kontrol Kemajuan
- Komunikasi antar pihak terkait

• Pengorganisasian

Pengaturan penerimaan pekerjaan dan
perakitan/pemisahan pekerjaan.

10.4. Kontrol Output

• Jenis Output

- stationary, kontinyu
- dokumen pre-printed
- kartu
- mikrofilm
- diagram, grafik dsb
- media magnetis

• Pengorganisasian
• Kontrol Kualitas
• Keperluan System

Perlu adanya manual operasi untuk setiap
aktifitas/pekerjaan (output).
11. Penjadwalan

11.1. Umum

• Penjadwalan ditetapkan sebagai peramalan,
perencanaan dan pemonitoran rangkaian waktu
pekerjaan yang mengalir melalui siklus layanan
operasi.

• Variasi penjadwalan dipengaruhi oleh :
; jumlah kerumitan berdasarkan ukuran instalasi
; kompleksitas muatan kerja

Diagram fungsi penjadwalan dapat dilihat pada
gambar berikut.

• Tujuan
Pekerjaan perlu dijadwal guna :

; Mengurangi timbunan pekerjaan yang terlalu
banyak dan kepadatan dalam pemrosesan
; Membuat efektif penggunaan sumber daya
; Memenuhi keperluan pemakai

• Sifat Jadwal

; fleksibel untuk jadwal ulang bila diperlukan

; berisi informasi yang memadai guna
memungkinkan supervisor bisa menyediakan
sumber daya yang diperlukan

; Siap tersedia, dengan :

¾ Setiap supervisor memiliki salinan sendiri
¾ situasi sentral
¾ televisi closed-circuit

• Tanggung Jawab

Untuk instalasi besar fungsi penjadwalan dapat
ditetapkan sebagai pekerjaan tetap/fulltime. Untuk
instalasi kecil fungsi ini harus ditetapkan secara
jelas sebagai bagian dari tugas anggota dan staf
operasi tertentu (supervisor kontrol data).
Komunikasi dan keterlibatan semua bagian
diperlukan dalam pembuatan jadwal.




• Tahapan

; Peramalan
Mengukur/menaksir muatan kerja departemen
untuk :

- Memproses dan memproduksi output dalam
skala waktu yang telah ditentukan.
- Memastikan pengantaran pekerjaan yang
telah selesai secara tepat.
- Mengestimasi secara tepat tanggal dan waktu
penyelesaian
- Memenuhi permintaan fasilitas komputasi
dengan derajat keakuratan tinggi.

; Perencanaan
Menghasilkan jadwal berkala (harian, mingguan,
dsb) guna :

- Menentukan rangkaian/urutan penyiapan dan
pemrosesan pekerjaan.
- Memutuskan pekerjaan mana yang dapat
dijalankan bersama-sama/pembagian
pekerjaan.
- Menetapkan prioritas untuk memungkinkan
penjadwalan kembali.
- Merencanakan lembur.
; Pemonitoran
Kinerja dan pemanfaatan sumber daya sebenarnya
dicatat guna :
- Membuat peningkatan dalam penggunaan
sumber daya
- Memberikan dasaar pengenaan tarif
- Memonitor Kemajuan
- Mengukur efisiensi
- Memantau Over loading.

• Prinsip Penjadwalan
; Jadwal Tetap
Dapat diterapkan jika setiap pekerjaan menjadi
bagian dari set routine. Selain pekerjaan produktif,
harus juga diperhatikan :
- Pekerjaan khusus (sekali dikerjakan)
- Rerun, pengerjaan kembali pekerjaan karena
terjadinya kesalahan
- Pengembangan dan pemeliharaan
sistem/program
- Perawatan pekerjaan.

; Jadwal Fleksibel
Penjadwalan fleksibel didasarkan pada :
- Waktu yang bisa diterima
- Waktu yang optimum
- deadline
; Konflik dan hambatan (Keterbatasan)
Pemenuhan pemakai yang optimum dengan
kondisi-kondisi pemrosesan (penerimaan,
pemuatan dan efektifitas biaya)

• Tingkatan Penjadwalan

; Jangka Panjang
Penetapan muatan kerja selama jangka waktu
beberapa minggu/lebih. Jadwal ini berkenaan
dengan pekerjaan reguler, pekerjaan produksi dan
penilaian prioritas dipengaruhi oleh frekwensi
permintaan, misal :

- pekerjaan harian - periode akuntansi
- mingguan - tahunan
- bulanan

Harus dipertimbangkan pula hal-hal berikut :

- penggajian mingguan dilaksanakan
berdasarkan pekerjaan harian
- waktu harian maupun hari itu sendiri harus
diperhatikan
- ketergantungan pekerjaan dan pengguanaan
file bisa mempengaruhi prioritas.
; Pemonitoran
Kinerja dan pemanfaatan sumber daya sebenarnya
dicatat guna :
- Membuat peningkatan dalam penggunaan
sumber daya
- Memberikan dasaar pengenaan tarif
- Memonitor Kemajuan
- Mengukur efisiensi
- Memantau Over loading.

• Prinsip Penjadwalan
; Jadwal Tetap
Dapat diterapkan jika setiap pekerjaan menjadi
bagian dari set routine. Selain pekerjaan produktif,
harus juga diperhatikan :
- Pekerjaan khusus (sekali dikerjakan)
- Rerun, pengerjaan kembali pekerjaan karena
terjadinya kesalahan
- Pengembangan dan pemeliharaan
sistem/program
- Perawatan pekerjaan.

; Jadwal Fleksibel
Penjadwalan fleksibel didasarkan pada :
- Waktu yang bisa diterima
- Waktu yang optimum
- deadline
; Konflik dan hambatan (Keterbatasan)
Pemenuhan pemakai yang optimum dengan
kondisi-kondisi pemrosesan (penerimaan,
pemuatan dan efektifitas biaya)

• Tingkatan Penjadwalan

; Jangka Panjang
Penetapan muatan kerja selama jangka waktu
beberapa minggu/lebih. Jadwal ini berkenaan
dengan pekerjaan reguler, pekerjaan produksi dan
penilaian prioritas dipengaruhi oleh frekwensi
permintaan, misal :

- pekerjaan harian - periode akuntansi
- mingguan - tahunan
- bulanan

Harus dipertimbangkan pula hal-hal berikut :

- penggajian mingguan dilaksanakan
berdasarkan pekerjaan harian
- waktu harian maupun hari itu sendiri harus
diperhatikan
- ketergantungan pekerjaan dan pengguanaan
file bisa mempengaruhi prioritas.

pengantar bisnis

SEGMENTASI PASAR
Segementasi pasar adalah suatu proses membagi-bagi atau mengelompok kelompokkan konsumen ke dalam kotak-kotak yang lebih homogen.
Segmentasi adalah suatu strategi untuk memahami struktur pasar dan usaha untuk meningkatkan ketepatan penetapan sasaran dari suatu perusahaan.
Titik awal dari semua pembicaraan masalah segmentasi adalah pemasaran masal (Mass marketing). Dalam pemasaran masal, penjual menjalankan produksi masal, distribusi masal, dan promosi masal atas satu produk bagi semua pembeli.

Pemasaran masal
-berasal dari cara produksi masal
-bertujuan mendapat laba maksimum dari skala ekonomisnya.
-konsumen diberlakukan sama dari geografi, produk dan promosi
-statis, sama dari waktu ke waktu
-staregi pers: defensif, dibentengi dengan iklan dan perbaikan cara kerja

Pemasaran segmentasi
-Dari persaingan yang semakin gencar
-memenangkan persaingan dengan keuntungan normal
-konsumen diberlakukan berbeda
-segmentasi bersifat dinamis
-adaftif, responsif terhadap perubahan

jenis2 segmentasi

demografis
Konsumen dibedakan berdasarkan karakteristik demografi, seperti:
Usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, dll

gepgrafis
Konsumen dibedabedakan berdasarkan wilayah tempat tinggal
Misalnya berdasrkan propinsi, pulau, kota, desa, dsb

geodemografis
Konsumen yang tinggal di wilayah geografi tertentu diyakini memiliki karakter demografi yang sejenis

psikografis
Konsumen dibedakan berdasarkan sifat kepribadian, tingkat sosial ekonomi, sikap dan motivasi
Mempertajam segemntasi ndemografi
Biasanya tercermin dalam gaya hidup

benefit
Segmentasi berdasarkan atribut-atribut produk yang dianggap penting
Contoh:
Manfaat dari rasa dan penampilan produk
Manfaat dari kasiatnya, mis:pasta gigi karena akan jadi putih
manfaat harga yang murah

product usage
Segmentasi berdasarkan tingkat pemakaian
Misal: pecandu, pemakai rata-rata, pemakai ringan, bukan pemakai

generasi
Segmentasi berdasarkan generasi, karena generasi diyakini mempunyai pandangan berbeda dengan generasi lainnya.
Misal: generasi perang dingin, komputer, internet, dll

teknografi
Segmentasi untuk pemakai barang-barang teknologi seperti komputer, HP, internet, dll
Ada kelompok yang berorientasi keluarga, karir, status, dll

loyalitas
Segmentasi nberdasarkan tingkat kesetiaan konsumen
Misalnya konsumen yang jarang membeli, seinrg membeli dan yang selalu membeli

tujuan segmentasi
Mendesain produk yang lebih responsif
Menganalisis pasar
Menemukan peluang
Menguasai posisi yang superior dan kompetitif
Menentukan strategi komunikasi yang efektif

syarat segmentasi

Tidak semua cara segmentasi akan efektif. Agar bermanfaat, segmen pasar harus:
Dapat diukur (Measurable). Ukuran, daya beli dan profil segmen harus bisa diukur. Ada segmen yang sult diukur, misalnya perokok remaja yang tujuannya memberontak keluarga.
Besar (Substansial). Segmen harus cukup besar dan menguntungkan untuk dilayani. Segmen yang tidak mungkin dilayani misalnya segmen mobil untuk penngendara cebol.
Dapat diakses (Accessible). Segmen dapat dijangkau dan dilayani secara efektif. Misalnya pengguna parfum lajang yang bekerja sampai larut malam akan sulit dilayani dan dijangkau.
Dapat dibedakan (Differentiable). Segmen dapat dipisah-pisahkan secara konseptual dan memberikan tanggapan yang berbeda terhadap elemen-elemen pemasaran yang berbeda. Jika wanita menikah dan tidak menikah memberikan tanggapan yang sama terhadap sebuah produk, mereka bukan merupakan segmen yang berbeda.
Targeting
Targeting atau menetapkan target, merupakan tahap selanjutnya dari segmenting.
Hasil dari tergeting adalah Target Pasar, yaitu satu atau lebih segmen pasar yang akan menjadi fokus kegiatan-kegiatan pemasaran.
KRITERIA MENDAPATKAN PASAR SASARAN YANG OPTIMAL
Pasar harus responsif.
Potensi penjualan harus cukup luas.
Jangkauan Media (harus tepat memilih media)
Pertumbuhan memadahi (pertumbuhan pasar baik)
positioning
Adalah strategi menciptakan suatu kesan terhadap produk dalam benak calon konsumen sehingga konsumen mempunyai penilaian tertentu terhadap produk.
Positioning bukan strategi produk tetapi strategi komunikasi
hal2 yang berhubungan dgn positioning
Merupakan strategi komunikasi
Bersifat dinamis
Berhubungan dengan event marketing
Berhubungan dengan atribut2 produk
Harus unikdiungkapkan dalam bentuk pernyataan (Pepsi-muda, visa diterima dimana-mana, dll)
---------------------------------------------------------------------
marketing mix
Marketing mix harus selalu dapat bersifat dinamis, selalu dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan eksternal maupun internal.
Faktor eksternal yaitu faktor diluar jangkauan perusahaan yang antara lain terdiri dari pesaing, teknologi, peraturan pemerintah, keadaan perekonomian, dan lingkungan sosial budaya.
Sedangkan faktor internal adalah variabel-variabel yang terdapat dalam marketing mix yakni :
=> Product (produk) : Produk adalah sesuatu yang bisa ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan perhatian, pembelian, pemakaian, atau konsumsi yang dapat memenuhi keinginan atau kebutuhan

Produk dapat diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok, yaitu:
*Berdasarkan wujudnya
-Barang merupakan produk yang berwujud fisik, sehingga bisa dilihat, diraba atau disentuh, dirasa, dipegang, disimpan, dipindahkan, dan perlakuan fisik lainnya.
-Jasa merupakan aktivitas, manfaat atau kepuasan yang ditawarkan untuk dijual (dikonsumsi pihak lain). Seperti halnya bengkel reparasi, salon kecantikan, hotel dan sebagainya.
*Berdasarkan aspek daya tahannya
-Barang tidak tahan lama (nondurable goods)Barang tidak tahan lama adalah barang berwujud yang biasanya habis dikonsumsi dalam satu atau beberapa kali pemakaian. Dengan kata lain, umur ekonomisnya dalam kondisi pemakaian normal kurang dari satu tahun. Contohnya: sabun, pasta gigi, minuman kaleng dan sebagainya.
-Barang tahan lama (durable goods)
Barang tahan lama merupakan barang berwujud yang biasanya bisa bertahan lama dengan banyak pemakaian (umur ekonomisnya untuk pemakaian normal adalah satu tahun lebih). Contohnya lemari es, mesin cuci, pakaian dan lain-lain.
*Berdasarkan tujuan konsumsi
didasarkan pada siapa konsumennya dan untuk apa produk itu dikonsumsi, maka produk diklasifikasikan menjadi dua, yaitu:
+Barang konsumsi (consumer’s goods)
Dibedakan menjadi 4:
Convenience goods : Merupakan barang yang pada umumnya memiliki frekuensi pembelian tinggi (sering dibeli), dibutuhkan dalam waktu segera, dan hanya memerlukan usaha yang minimum (sangat kecil) dalam pembandingan dan pembeliannya.
Contohnya antara lain produk tembakau, sabun, surat kabar, dan sebagainya.
Shopping goods : Barang-barang yang dalam proses pemilihan dan pembeliannya dibandingkan oleh konsumen diantara berbagai alternatif yang tersedia.
Contohnya alat-alat rumah tangga, pakaian, furniture, mobil bekas dan lainnya.
Specialty goods :Barang-barang yang memiliki karakteristik dan/atau identifikasi merek yang unik dimana sekelompok konsumen bersedia melakukan usaha khusus untuk membelinya.
Misalnya mobil Lamborghini, pakaian rancangan orang terkenal, kamera Nikon dan sebagainya.
Unsought goods :Merupakan barang-barang yang tidak diketahui konsumen atau kalaupun sudah diketahui, tetapi pada umumnya belum terpikirkan untuk membelinya.
Contohnya asuransi jiwa, ensiklopedia, tanah kuburan dan sebagainya.
+Barang industri (industrial’s goods)
dimensi kualitas produk
1) Kinerja (performance)Yaitu karakteristik operasi pokok dari produk inti (core product) yang dibeli, misalnya kecepatan, konsumsi bahan bakar, jumlah penumpang yang dapat diangkut, kemudahan dan kenyamanan dalam mengemudi dan sebagainya.
2) Keistimewaan tambahan (features)Yaitu karakteristik sekunder atau pelengkap, misalnya kelengkapan interior dan eksterior seperti dash board, AC, sound system, door lock system, power steering, dan sebagainya.
3) Keandalan (reliability)Yaitu kemungkinan kecil akan mengalami kerusakan atau gagal dipakai, misalnya mobil tidak sering ngadat/macet/rewel/rusak.
4) Kesesuaian dengan spesifikasi (conformance to specifications)Yaitu sejauh mana karakteristik desain dan operasi memenuhi standar-standar yang telah ditetapkan sebelumnya. Misalnya standar keamanan dan emisi terpenuhi, seperti ukuran as roda untuk truk tentunya harus lebih besar daripada mobil sedan.
5) Daya tahan (durability)Berkaitan dengan berapa lama produk tersebut dapat terus digunakan. Dimensi ini mencakup umur teknis maupun umur ekonomis penggunaan mobil.
6) Estetika (asthethic)Yaitu daya tarik produk terhadap panca indera. Misalnya bentuk fisik mobil yang menarik, model, warna, dan sebagainya.
Price (Harga)
Harga adalah sejumlah uang yang dibebankan untuk sebuah produk atau jasa. Secara lebih luas, harga adalah keseluruhan nilai yang ditukarkan konsumen untuk mendapatkan keuntungan dari kepemilikan terhadap sebuah produk atau jasa.
Harga merupakan salah satu penentu keberhasilan suatu perusahaan karena harga menentukan seberapa besar keuntungan yang akan diperoleh perusahaan dari penjualannya
Menetapkan harga terlalu tinggi akan menyebabkan penjualan menurun, namun jika terlalu rendah akan mengurangi keuntungan yang dapat diperoleh organisasi perusahaan.
Tujuan Penetapan Harga
Mendapatkan keuntungan maksimal
Mempertahankan perusahaan.
Menggapai ROI (Return on Investment).
Menguasai Pangsa Pasar.
Mempertahankan status quo
Strategi penentuan harga :
Stretegi Penentuan Harga
Pada Produk Baru
1. Skimming Price
Strategi skimming adalah menetapkan harga awal yang tinggi ketika produk baru diluncurkan dan semakin lama akan terus turun harganya. Contoh handphone nokia, laptop, komputer, dan lain sebagainya.
2. Penetration Price / Harga Penetrasi
Strategi harga penetrasi adalah menentukan harga awal yang rendah serendah-rendahnya atau murah dengan tujuan untuk penetrasi pasar dengan cepat dan juga membangun loyalitas merek dari pada konsumen. Contoh : tarif layanan operator baru three / 3, mie selera rakyat, so klin MB, dan lain-lain.

Stretegi Penentuan Harga Yang Mempengaruhi Psikologis Konsumen

1. Prestige Pricing / Harga Prestis
Strategi harga Prestige Price adalah menetapkan harga yang tinggi demi membentuk image kualitas produk yang tinggi yang umumnya dipakai untuk produk shopping dan specialty. Contoh : roll royce, rolex, guess, gianni versace, prada, vertu, dan lain sebagainya.

2. Odd Pricing / Harga Ganjil
Strategi harga odd price adalah menetapkan harga yang ganjil atau sedikit di bawah harga yang telah ditentukan dengan tujuan secara psikologis pembeli akan mengira produk yang akan dibeli lebih murah. Contoh : Barang yang tadinya dihargai Rp. 100.000,- diubah menjadi Rp. 99.990,- di mana konsumen mungkin akan melihat 99.990 jauh lebih murah daripada Rp. 100.000,-.

3. Multiple-Unit Pricing / Harga Rabat
Strategi harga multiple unit price adalah memberikan potongan harga tertentu apabila konsumen membeli produk dalam jumlah yang banyak. Contoh : Jika harga sebuah sebungkus indomie goreng pedas adalah Rp. 1.500,- maka konsumen cukup membayar Rp. 1.ooo,- perbungkus jika membeli satu dus isi 40 bungkus indomie.

4. Price Lining / Harga Lini
Strategi harga lining pricing adalah memberikan cakupan harga yang berbeda pada lini produk yang beda. Contoh : bioskop grup 21 memberikan harga standar untuk konsumen bioskop jenis standard dan mengenakan harga yang lebih mahal pada konsumen bioskop 21 jenis premier.

5. Leader Pricing / Pemimpin Harga
Strategi harga leader price adalah menetapkan harga lebih rendah daripada harga pasar / harga normal untuk meningkatkan omset penjualan / pembeli.
Contoh : biasanya ritel jenis hipermarket memberikan promosi harga yang lebih murah daripada harga normal.

Stretegi Penentuan Harga Diskon / Potongan Harga
Strategi harga diskon pada penjual adalah strategi dengan memberikan potongan harga dari harga yang duah ditetapkan demi meningkatkan penjualan suatu produk barang atau jasa.
Diskon dapat diberikan pada umum dalam bentuk diskon kuantitas, diskon pembayaran tunai / cash, trade discount.

Stretegi Penentuan
Harga Kompetitif

1. Relative Pricing / Harga Relatif
Adalah menentukan harga di atas, di bawah atau sama dengan tingkat harga persaingan di mana gerakan harganya mengikuti gerakan pesaing.
2. Follow The Leader Pricing
adalah penetapan harga produk baik barang maupun jasa diserahkan para pimpinan pasar, tidak menetapkan harga sendiri.

Place (Tempat)Berbagai kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk membuat produknya mudah diperoleh dan tersedia untuk konsumen sasaran.

Saluran distribusi memindahkan barang dari produsen kepada konsumen, saluran distribusi mengatasi kesenjangan utama dalam waktu, tempat, dan kepemilikan yang memisahkan barang serta jasa dari mereka yang menggunakannya.
jenisnya:
Saluran pemasaran langsung merupakan saluran saluran pemasaran yang tidak mempunyai tingkat perantara, saluran ini terdiri dari perusahaan yang menjual langsung produknya kepada konsumen.
Contoh: Amway dan Tupperware menjual langsung produknya kepada konsumen.

Saluran pemasaran tidak langsung, merupakan saluran pemasaran yang terdiri dari satu tingkat perantara atau lebih.
Saluran pemasaran 2 tingkat terdiri satu tingkat perantara, yaitu pedagang eceran.
Saluran pemasaran 3 tingkat terdiri dari dua tingkat perantara, yaitu pedagang besar dan pedagang eceran.
Saluran pemasaran 4 tingkat terdiri dari tiga tingkat perantara, yaitu pedagang besar, agen dan pedagang eceran.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan distribusi
Faktor Pasar. Dalam lingkup faktor ini, saluran distribusi dipengaruhi oleh pola pembelian konsumen, yaitu jumlah konsumen, letak geografis konsumen, jumlah pesanan dan kebiasaan dalam pembelian.
Faktor Barang. Pertimbangan dari segi barang bersangkut-paut dengan nilai unit, besar dan berat barang, mudah rusaknya barang, standar barang dan pengemasan.

Faktor Perusahaan. Pertimbangannya adalah sumber dana, pengalaman dan kemampuan manajemen serta pengawasan dan pelayanan yang diberikan.
Kebiasaan dalam Pembelian. Pertimbangan yang diperlukan adalah kegunaan perantara, sikap perantara terhadap kebijaksanaan produsen, volume penjualan dan ongkos penyaluran barang.

Promotion
"Promosi adalah arus informasi atau persuasi satu arah yang dibuat untuk mengarahkan seseorang atau organisasi kepada tindakan yang menciptakan pertukaran dalam pemasaran“ (Basu Swasta)
Unsur Promotional Mix
1. Advertising (Periklanan)
Periklanan merupakan segala bentuk penyajian bukan pribadi dan promosi tentang gagasan, barang, atau jasa yang dibayar oleh sponsor tertentu.

Tujuan Periklanan
Menginformasikan, Membujuk Mengingatkan
2. Personal selling (Penjualan perorangan)
Penjualan personal merupakan presentasi lisan dalam suatu percakapan dengan satu atau lebih calon pembeli dengan tujuan menciptakan penjualan.

3. Sales promotion (Promosi penjualan)

Terdiri dari insentif jangka pendek untuk mendorong pembelian atau penjualan dari produk atau jasa. Jika periklanan menawarkan alasan untuk membeli, promosi penjualan menawarkan alasan untuk membeli sekarang. Promosi penjualan mencakup berbagai macam alat.
Alat utama promosi Penjualan adalah sample, kupon, pengembalian sebagian uang, paket harga, hadiah, barang iklan, penghargaan atas kesetiaan, demonstrasi dan peragaan, pertandingan, undian dan permainan
4. Public relation (Publisitas)
Kegiatan Humas
Hubungan pers atau aktivitas pers
Publisitas produk
Kegiatan masyarakat
Melobi
Hubungan investor
Pengembangan
MSDM
• MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia) adalah ilmu dan seni mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja secara efisien dan efektif sehingga tercapai tujuan bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat.
• Pengembangan dan pengadministrasian program untuk meningkatkan kualitas dan kinerja dari orang-orang yang bekerja di dalam suatu organisasi

Peran MSDM bagi Perusahaan
• Perubahan teknologi yang sangat cepat, menggeser fungsi-fungsi manajeman sumber daya manusia yang selama ini hanya dianggap sebagai kegiatan administrasi, yang berkaitan dengan perekrutan pegawai, staffing ,coordinating yang dilakukan oleh bagian personalia saja.
• Saat ini manajeman SDM berubah dan fungsi spesialisasi yang berdiri sendiri menjadi fungsi yang terintegrasi dengan seluruh fungsi lainnya di dalam organisasi, untuk bersama-sama mencapai sasaran yang sudah ditetapkan serta memiliki fungsi perencanaan yang sangat strategik dalam organisasi, dengan kata lain fungsi SDM lama menjadi lebih bersifat strategik.

Ruang lingkup utama MSDM:
• PENGADAAN TENAGA KERJA : Adalah proses penarikan, seleksi, penempatan, orientasi, & induksi untuk mendapatkan tenaga-kerja yang secara efektif & efisien mampu mendukung tercapainya tujuan perusahaan.
Pengadaan tenaga-kerja ini harus mendapatkan perhatian yang serius serta didasarkan kepada :
• analisa jabatan (job analysis), Analisa jabatan adalah menganalisis & mendesain pekerjaan2 apa saja yang harus dikerjakan, bagaimana mengerjakannya, dan mengapa pekerjaan itu harus dilakukan.Analisa jabatan akan memberikan informasi mengenai uraian pekerjaan, spesifikasi pekerjaan dan evaluasi pekerjaan bahkan kita juga dapat memperkirakan pemerkayaan pekerjaan, perluasan pekerjaan, dan penyederhanaan pekerjaan pada masa yang akan datang.
• uraian pekerjaan (job description), Uraian pekerjaan adalah informasi tertulis yang menguraikan tugas dan tanggungjawab, kondisi pekerjaan, hubungan pekerjaan, dan aspek-aspek pekerjaan pada suatu jabatan tertentu dalam organisasi.Uraian pekerjaan biasanya digunakan untuk tenaga-kerja operasional, sedangkan uraian jabatan digunakan untuk tenaga-kerja manajerial
• spesifikasi pekerjaan (job specification), Spesifikasi pekerjaan adalah uraian persyaratan kualitas minimum orang yang bisa diterima agar dapat menjalankan satu jabatan dengan baik & kompeten.Spesifikasi pekerjaan bagi setiap perusahaan tidak sama, karena spesifikasi ini pada dasarnya disusun dari uraian pekerjaan
LINGKUP PENGADAAN TENAGA KERJA
1. Perencanaan tenaga Kerja
2. Penarikan Tenaga Kerja (Recruitment)
3. Seleksi Tenaga Kerja
4. Penempatan Tenaga Kerja
Perekrutan adalah usaha mencari & mempengaruhi tenaga kerja, agar mau melamar lowongan pekerjaan yang ada dalam suatu perusahaan ,suatu proses pencarian & pemikatan para calon tenaga kerja/pegawai yang mampu bekerja di dalam organisasi.
Sumber Internal
• Adalah karyawan yang akan mengisi lowongan kerja diambil dari dalam perusahaan tersebut, yakni dengan cara memutasikan atau pemindahan karyawan yang memenuhi spesifikasi pekerjaan jabatan itu.
• Pemindahan karyawan itu baik yang bersifat vertikal (promosi ataupun demosi) maupun bersifat horizontal.
tujuan:
• Meningkatkan semangat
• Menjaga kesetiaan
• Memberi motivasi
• Memberi penghargaan atas prestasi
kebaikan :
1. Meningkatkan moral kerja & kedisiplinan karyawan, karena ada kesempatan promosi.
2. Perilaku dan loyalitas karyawan semakin besar terhadap perusahaan.
3. Biaya perekrutan relatif kecil, karena tidak perlu memasang iklan.
4. Waktu perekrutan relatif singkat.
5. Orientasi dan induksi tidak diperlukan lagi.
6. Kestabilan karyawan semakin baik.

keburukan :
• Kewibawaan karyawan yang dipromosikan itu kurang.
• Kurang membuka kesempatan sistem kerja baru dalam perusahaan.
sumber external :
• Adalah tenaga kerja diluar perusahaan, yaitu:
• Kantor penempatan tenaga kerja.
• Lembaga-lembaga pendidikan.
• Referensi karyawan atau rekanan.
• Serikat-serikat buruh.
• Pencangkokan dari perusahaan lain.
• Nepotisme dan leasing.
• Pasar tenaga kerja dengan memasang iklan pada media massa.
tujuan :
• Untuk memperoleh gagasan/ide baru
• Mencegah persaingan yang negatif
kebaikan :
• Kewibawaan pejabat relatif baik.
• Kemungkinan membawa sistem kerja baru yang lebih baik.
keburukan :
• Prestasi karyawan lama cenderung turun, karena tidak ada kesempatan untuk promosi.
• Biaya perekrutan besar, karena iklan dan seleksi.
• Waktu perekrutan relatif lama.
• Orientasi dan induksi harus dilakukan.
• Turnover cenderung akan meningkat.
• Perilaku dan loyalitasnya belum diketahui.
metode perekrutan
• Metode Tertutup yaitu dimana perekrutan itu hanya diinformasikan kepada para
karyawan atau orang-orang tertentu saja. Akibatnya lamaran yang masuk menjadi
relatif sedikit, sehingga kesempatan untuk mendapatkan karyawan yang baik akan
semakin sulit.
• Metode terbuka adalah dimana perekrutan itu diinformasikan secara luas dengan memasang iklan pada media massa baik cetak maupun elektronik, agar tersebar luas ke masyarakat. Dengan metode terbuka ini diharapkan banyak lamaran yang akan masuk, sehingga kesempatan untuk mendapatkan karyawan yang qualified menjadi lebih besar.
SELEKSI
• Seleksi adalah suatu kegiatan pemilihan dan penentuan pelamar yang diterima atau ditolak untuk menjadi karyawan perusahaan. Seleksi ini didasarkan kepada spesifikasi tertentu dari setiap perusahaan bersangkutan.
langkah-langkah :
1. Seleksi surat-surat lamaran.
2. Pengisian blanko lamaran.
3. Pemeriksaan referensi
4. Wawancara pendahuluan
5. Test penerimaan
• Test penerimaan meliputi Physical test (medical test), academic test (knwoledge test), dan phsycological test.
6. Test Psikologi
Jenis-jenis test psikologi :
• test kecerdasan
• test kepribadian
• test bakat
• test minat
• test prestasi
penempataan kerja :
• Proses menentukan pada jabatan mana seseorang akan ditempatkan. Disesuaikan antara kualifikasi yang bersangkutan dengan job spesification
kesalahan pnempatan :
• Tenaga kerja tidak produktif
• Timbul Konflik
• Biaya tinggi
• Tingkat kecelakaan tinggi
• PENGEMBANGAN TENAGA KERJA
• PEMELIHARAAN TENAGA KERJA